Monday, March 20, 2017

Sosialisasi Undang-undang KDRT GKPS Palangka Raya

Pada hari Sabtu tanggal 18 Maret 2017 bertempat di Gereja GKPS Palangka Raya dilaksanakan sebuah acara diskusi dengan tajuk Sosialisasi Undang-undang KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Adapun acara ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Ulang Tahun Seksi Wanita GKPS dan Hari Perempuan Internasional. Sosialisasi mendatangkan narasumber dari Jakarta, yaitu Inang Sy. Sordame Purba, SH. Selain anggota jemaat GKPS Cikoko dan juga Sekretaris Wanita GKPS Resort Cikoko, beliau merupakan Anggota Sinode Bolon Perutusan Perempuan Distrik VII. Inang Sy. Sordame Purba sendiri sampai saat ini masih berprofesi sebagai advokat (tergabung dalam tim Dr. Otto Hasibuan, SH, MM).

Acara sosialisasi dimulai tepat pada Pkl. 15.30 WIB. Dibuka oleh Inang Sy. Jayani Simarmata, SE yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyi bersama dari Haleluya No. 306 (Huhamegahkon do in Tongtong) dan doa. Setelah itu diteruskan dengan sepatah dua patah kata sambutan oleh Wakil Ketua Majelis Jemaat GKPS Palangka Raya Inang St. Selviaty Purba. Selepas itu dimulailah sesi sosialisasi yang dimoderatori oleh Inang Sy. Sunim Saragih, S.Pd. Pada paparannya seputar Undang-undang KDRT, Inang Sy. Sordame Purba, SH selaku narasumber lebih menitikberatkan pada poin "Perlukah peraturan KDRT diterapkan dalam keluarga Kristen?". Dengan gaya yang lugas dan tepat sasaran, narasumber menjabarkan apa yang dimaksud dengan KDRT itu. Mulai dari pengertian KDRT, bentuk KDRTnya, penyebab terjadinya KDRT, hak-hak korban KDRT, sanksi bagi pelaku KDRT, sampai dengan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangan KDRT. Peserta sosialisasi yang terdiri dari kaum bapak, wanita dan pemuda jemaat GKPS Palangka Raya tampak begitu cermat menyimak setiap penjelasan dari narasumber. Setelah narasumber memberikan jabarannya, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Sesi tanya jawab ini cukup seru. Hal ini dibuktikan dengan beberapa pertanyaan-pertanyaan dari peserta sosialisasi yang begitu tajam dan kritis. Walaupun begitu, tetap menawarkan solusi yang terbaik.

Kesimpulan yang bisa diambil dari jabaran narasumber pada Sosialisasi Undang-undang KDRT ini adalah: 1) Bahwa banyak orang yang tidak menyadari tentang penyebab utama KDRT, sehingga seringkali dianggap sebagai suatu kebiasaan yang lumrah terjadi. 2) Juga banyak orang atau korban yang belum mengerti tentang peraturan KDRT dan banyak korban yang tidak berani melaporkan kekerasan pada pihak terkait. 3) Dan terakhir bahwa peraturan tentang KDRT itu sudahlah ada, namun tidak cukup. Perlu peran aktif masyarakat, termasuk gereja untuk mencegah dan menanggulang KDRT.

Sekitar Pkl. 18.00 WIB acara sosialisasi/tanya jawab telah selesai. Kemudian dilanjutkan dengan ucapan terima kasih mewakili Seksi Wanita GKPS Palangka Raya (Sy. Anye Suslina Saragih, S.Hut, Msi) dan Seksi Bapa GKPS Palangka Raya (St. B. Saragih) kepada narasumber Inang Sy. Sordame Purba, SH yang telah sudi hadir untuk mengajari dan membagikan ilmu serta pengetahuannya kepada para peserta sosialisasi. Sebelum diakhiri dengan kata dan doa penutup oleh Sekretaris Majelis Jemaat Inang St. Rusmawati Tarigan, S.Pd, diadakan perkumpulan persembahan dengan iringan lagu Haleluya No. 411 (Diatei Tupa ma Bamu Ham Naibata).

Monday, March 13, 2017

Pesta Wanita GKPS Palangka Raya 2017

Tanggal 12 Maret 2017 kemarin merupakan Minggu Wanita Se-GKPS sekaligus juga memperingati Hari Perempuan Internasional. Tanpa disadari Seksi Wanita GKPS telah berusia 59 tahun. Tentunya ini bukanlah angka yang muda lagi. Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang senantiasa menyertai Seksi Wanita GKPS.

Seksi Wanita GKPS Palangka Raya tentunya tak mau ketinggalan dalam merayakan Pesta Wanita GKPS ini. Walaupun sederhana, perayaan dapat terlaksanakan dengan baik. Sebelum perayaan, diadakan ibadah terlebih dahulu. Di mana untuk ibadah yang bertugas melayani adalah Wanita GKPS Palangka Raya. Untuk pemandu pujian dibawakan oleh Inang Rehulina br Purba dan liturgos oleh Inang Rosmita br Saragih. Sedangkan yang menyampaikan firman Tuhan (khotbah) yaitu Inang Sy. Anye Suslina br Saragih, yang kebetulan juga merupakan Ketua Seksi Wanita GKPS Palangka Raya.

Acara perayaan diisi dengan menyanyi, manortor (menari) dan makan snack bersama.

SELAMAT ULANG TAHUN SEKSI WANITA GKPS. TUHAN MEMBERKATI.


Monday, February 13, 2017

Pemilihan Pengurus Seksi Pemuda GKPS Palangka Raya Periode 2017-2020

Pada hari Minggu tanggal 12 Februari 2017 kemarin Seksi Pemuda GKPS Palangka Raya mengadakan periodisasi dengan melaksanakan pemilihan Badan Pengurus Harian (BPH) yang baru. Pemilihan diadakan selepas ibadah bertempat di gereja GKPS Palangka Raya Jl. Bukit Raya XI No. 1, Palangka Raya.

Adapun jumlah pemuda yang hadir sekitar 50 orang lebih. Setelah disaring, karena masih ada beberapa pemuda yang belum malua/sidi, terkumpul 48 orang yang siap memberikan suaranya untuk memilih. Sebelum diadakan pemilihan, diadakan kebaktian singkat yang dipimpin langsung oleh Pembimbing Seksi Pemuda, yakni Sy. Lerdy Saragih. Selesai ibadah, dilanjutkan dengan pemilihan.

Proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar tanpa ditemuinya kendala yang berarti. Kurang lebih memakan waktu 2 jam, akhirnya terpilihlah 7 (tujuh) orang pengurus baru Seksi Pemuda GKPS Palangka Raya untuk masa periode 2017-2020. Mereka adalah:
Ketua: Friadmo Saragih, S. Hut
Wakil Ketua: Derixson Saragih
Sekretaris: Eva Murni Girsang
Wakil Sekretaris: Brigitha Manik
Bendahara: Dearni Saragih
Anggota: Gren Health Haloho, Debora Simorangkir
Kepada BPH lama diucapkan terima kasih atas pelayanan dan dedikasinya selama 3 tahun terakhir. Dan untuk BPH baru, selamat bekerja dan melayani dalam semangat Tuhan kita Yesus Kristus. Sungguh indah bekerja di ladang Tuhan.


"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu." (Yohannes 15:16)

Sunday, January 29, 2017

Kebaktian Syukuran Awal Tahun Sektor II GKPS Palangka Raya

Bertepatan dengan tanggal merah yang merupakan hari libur nasional Tahun Baru Imek 2568 Kongzili, pada tanggal 28 Januari 2017 kemarin Sektor II GKPS Palangka Raya mengadakan ibadah kebaktian syukuran awal tahun. Kebaktian syukuran ini dilaksanakan di Perkemahan Bumi Nyaru Menteng, Tangkiling. Lokasi ini berada sekitar 30 km atau memakan waktu kurang lebih 30 menit dari pusat kota Palangka Raya.

Sebelum berangkat, keluarga besar Sektor II berkumpul terlebih dahulu di rumah ketua Sektor II, yaitu Sy. J. Girsang. Pukul 09.30 WIB rombongan pun berangkat menuju Nyaru Menteng dengan menggunakan kendaraan roda empat. Sesampainya di sana kaum Bapa segera bekerja mempersiapkan segala sesuatunya. Baik itu sound, listrik dan hal-hal teknis lainnya. Sedangkan kaum Inang membersihkan dan menyiapkan tempat buat kebaktian dengan menggelar tikar serta menyapunya. Tidak lupa juga dengan konsumsinya.

Sekitar pukul 11.30 WIB ibadah pun dimulai. Dipimpin oleh Pdt. J.H. Haloho, S.Th, MA ibadah dapat berjalan dengan lancar. Adapun yang menjadi nats khotbah terambil dari kitab Efesus 3:20 yang berbunyi: "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita". Saat ibadah, pihak Inang dan Bapa turut memberikan puji-pujiannya.


Selepas ibadah, dilanjutkan dengan makan siang bersama. Dan setelah itu diteruskan lagi dengan acara bebas yaitu berupa ucapan selamat tahun baru dari masing-masing pihak keluarga. Tepat pada pukul 17.00 WIB keseluruhan acara telah selesai. Dan rombongan pun kembali menuju kota Palangka Raya membawa keceriaan dan sukacita yang datangnya dari Tuhan kita, Yesus Kristus. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini semakin mempererat dan memperkuat tali persaudaraan juga kekeluargaan di antara sesama keluarga yang ada dalam Sektor II GKPS Palangka Raya.

Horas! Tuhan memberkati.

Sunday, January 1, 2017

Tema & Logo GKPS 2017

Untuk tahun 2017 ini GKPS mengambil tema: Tahun Peningkatan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas. Logonya bisa dilihat di samping ini. Mengambil tema: “Ibohali Manghobaskon Horja na Madear” (2 Timoteus 3:17). Sedangkan sub-temanya: “Ajari ma Kuria in Gabe Sipangidangi ibagas Hapentaron, Haporsayaon ampa Bulus ni Uhur Ase Lambin Torsa Kuria in, na Mampangkorhon Hadoharon pakon Hadearon i Tongah-tongah ni Gareja, Masyarakat ampa Negara" (2 Petrus 1:5 & Efesus 4:13-15)

Berikut keterangan Logo GKPS 2017:

Salib Putih
Salib merupakan simbol keselamatan yang dianugerahkan Allah kepada dunia melalui Yesus Kristus. Salib dan bagian dalam lingkaran yang berwarna putih menyimbolkan kesucian dan ketulusan Tuhan Yesus yang menjadi teladan bagi manusia untuk mengembangkan kualitas sumber daya.

Daun Sirih
Daun sirih berwarna hijau menyimbolkan budaya Simalungun yang mencerminkan kedamaian dan ketenteraman serta sikap hidup saling menghormati yang menjiwai pesekutuan jemaat yang berkualitas

Gambar Orang
Simbol gambar dua orang berwarna biru merupakan improvisasi dari motif ukiran Simalungun "Pinar Mombang" untuk menunjukkan persekutuan  orang Kristen khususnya warga GKPS yang memberikan diri untuk meningkatkan kualitas SDMnya sehingga semakin lebih baik lagi untuk memuliakan dan melayani Tuhan

Buku Terbuka
Buku terbuka berwarna biru yang bersatu dengan gambar dua orang menyimbolkan ketekunan dan kesetiaan warga GKPS menerima dan melakukan  pembelajaran secara terus menerus dan berkesinambungan (long life education) dalam rangka meningkatkan kualitas SDMnya.

Lingkaran
Lingkaran menyimbolkan siklus belajar yang selalu hadir dalam kehidupan dan persekutuan warga GKPS untuk peningkatan SDM yang berkualitas.

Demikian penjelasan dan keterangan singkat terkait Tema & Logo GKPS 2017 ini. Tuhan memberkati.